Kidtabumin Madu Albumin Ikan Gabus

KIDTABUMIN merupakan perpaduan madu kaya vitamin dan protein albumin dari ekstrak ikan gabus plus diperkaya ekstrak temulawak, ekstrak pegagan, sari kurma dan propolis. Diformulasikan khusus untuk tumbuh kembang anak usia 1 hingga 12 tahun, Dengan rasa yang lebih enak dan disukai anak-anak.

KIDTABUMIN sangat baik digunakan untuk :

  • Meningkatkan nafsu makan
  • Meningkatkan berat badan
  • Penambah asupan gizi anak
  • Nutrisi pendamping obat flek/TBC
  • Mempercepat penyembuhan semua penyakit anak
  • Meningkatkan kecerdasan dan daya konsentrasi anak

Komposisi :
Madu, Ekstrak Albumin Ikan Gabus, Curcuma Xanthorizza Extract, Contella Aiatica Extract, Sari Kurma, Vitamin c dan Propolis

Aturan Minum

1 - 3 tahun : 2-3 sendok teh 2-3 kali sehari
4 - 12 tahun : 2-3 sendok makan 2-3 kali sehari

Seputar ALBUMIN
Albumin merupakan plasma protein tubuh yang jumlahnya separuh dari total protein tubuh. Karena menjadi plasma protein, maka peranan albumin sangat vital mulai dari pembentukan jaringan sel baru.penyusun struktur sel, antibodi, enzim, hingga hormon. Albumin ini disintesis oleh sel hati dan dikeluarkan langsung ke pembuluh darah tanpa disimpan.

Tanpa albumin; sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi, sehingga cepat mati dan tidak berkembang. Selain itu menyebabkan tekanan osmotik darah turun sehingga pengangkutan asam lemak, obat, hormon, dan enzim terganggu. Albumin inilah yang berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Bila kadar albumin rendah, protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel menjadi tidak maksimal. Pada anak yang kekurangan albumin, seperti penderita tuberkulosis (TBC atau TB), daya kerja obat yang diminum menjadi kurang maksimal.

Sementara pada anak yang sedang berada di fase periode emas pertumbuhan (golden age), yaitu usia 1-5 tahun, kekurangan albumin akan sangat mengganggu pertumbuhan badan dan otaknya. Semakin sedikit albumin, pertumbuhan sel ditubuh dan otak akan semakin lambat. Pertumbuhan sel yang lambat inilah yang menyebabkan anak lambat perkembangan tubuhnya serta menjadi kurang cerdas.

Tetapi yang sangat menarik, jika konsumsi berlebihan albumin ini tidak akan menyebabkan kelebihan albumin (hiper albumin).